Rabu, 06 Juli 2011

“Do” Sebagai Kata Bantu dan Sebagai Kata Kerja

Alfaqih Warsono


“Do” , dalam bahasa Inggris, bisa berfungsi sebagai Kata Bantu (Auxiliary verb), bisa juga berfungsi sebagai kata kerja (full verb).

Ketika berfunsgi sebagai kata Bantu, “Do” berarti “apakah?” dalam kalimat Tanya interrogative, berarti “yang” atau tidak memilki arti dalam kalimat Tanya dengan kata Tanya (question words), tidak memilki arti dalam kalimat negative.

Ketika berfungsi sebagai kata kerja (full verb), “do” berarti “melakukan” atau “mengerjakan”.
Perhatikan table contoh berikut ini, agar Anda dapat membuat kalimat dengan “do” dan menggunakannya.

DO (auxiliary verbs)
DO (full verbs)
1. Dalam kalimat Tanya interrogative
  • Do you like it?
    (Apakah Anda menyukainya?)
  • Do the boys win the game?
    (Apakah anak-anak menang ‘gim’?)
  • Do cats eat meat?
    (Apakah kucing makan daging?)
  • Do you do your task?
    (Apakah kamu mengerjakan tugas?)
  • Do task 4 !
    (Kerjakan tugas 4 !)
  • What do want to do?
    (Apa yang kamu ingin lakukan?)
  • Where did you do it?
    (Dimana kamu mengerjakan itu?

  • On holidays, we do households together.
    (Pada hari libur, kami mengerjakan tugas-tugas rumah bersama-sama)
  • Moslems do prayers in the mosque
    (Kaum muslimin mengerjakan sholat di mesjid)
  • The boys often do the goodies
    (Anak-anak sering melakukan kebaikan)
  • I don’t like to do the baddies
    (Saya tidak suka melakukan keburukan)

2. Dalam kalimat Tanya dengan question words
  • What do you like?
    (Apa yang kamu suka?)
  • Whom do your parents meet?
    (Siapa yang orangtuamu temui?)
  • Where do they live?
    (Dimana mereka tinggal?)
  • Why do you love me?
    (Mengapa kamu mencintaiku?
3. Dalam kalimat negative
  • I do not know
    (Saya tidak tahu)
  • Moslems do not go to churches
    (Kaum muslimin tidak pergi ke gereja)
  • Sheep do not eat meat
    (Domba tidak makan daging)

Catatan:

  1. “Do” akan berubah menjadi “does” jika datang setelah subyek orang/benda ketiga tunggal dengan arti yang sama.
    • Sinta does the duty
      (Sinta mengerjakan piket)
    • Does your mother speak Javanese?
      (Apakah ibumu [bisa] bicara bahasa Jawa?)
    • Tom does not join the club.
      (Tom tidak ikut bergabung dengan klub)
    • What does he have?
      (Apa yang  ia punya?

  2. “Do” terkadang bisa digunakan untuk penguatan
    • I do love you
      (Saya sunggguh mencintaimu)
    • I do agree
      (Saya setuju sekali)
    • I do believe her
      (saya percaya betul sama dia)

  1. “Do” bisa juga untuk menyatakan pekerjaan
    • What do you do?
      (Apa pekerjaanmu?

  1. “Do” bisa dalam pernyatakaan perkenalan pertama
    • Tom, this is Tina.   Tina, this is Tom.
      How do you do, Tina.
      How do you do.
      (Tom, ini Tina.  Tina, ini Tom.
      Hai
      Hai)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar